Buah Nektarin Untuk Penyakit Asam Urat

Mungkin nama buah nektarin begitu asin di telinga kita. Namun Apabila Anda mendengar kata persik atau buah persik, tentunya Anda akan mengenalnya bukan ? Mesikpun begitu buah ini bukanlah jenis buah yang sama. Namun buah nektarin masih termsuk ke dalam jenis buah persik.

Buah Nektarin Untuk Penyakit Asam Urat

Oleh karena itu, jika hanya dilihat secara sepintas buah ini akan terlihat seperti sama saja. Namun jika dilihat secara lebih menditail Anda akan melihat perbedaannya. Salah satunya ialah dari sejumlah bulu halus yang dimiliki oleh nektarin pada kulitnya tidak dimiliki oleh buah persik.

Buah Nektarin Untuk Penyakit Asam Urat

Buah nektarin memiliki rasa yang cukup manis dan memiliki aroma yang khas layaknya buah persik. Buah yang kerap dijadikan sebagai bahan pembuatan minuman cocktail dan bahan pelengkap salad ini ternyata memiliki kandungan gizi yang cukup banyak untuk membantu menunjang kesehatan Anda.

Kandungan dari buah nektarin :

  • Vitamin A, B, C dan D
  • Protein
  • Kalsium
  • Kalium
  • Zat besi
  • Magnesium
  • Glukosa

Salah satunya ialah kandungan air yang cukup banyak di dalam buah ini dapat membantu mencegah tubuh dari bahya dehidrasi. Dan membantu tubuh untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang diperlukan. Adapun khasiat lain dari buah ini ialah sebagai berikut :

Dengan rutin mengonsumsi buah nektarin setiap hari maka wajah Anda akan tetap terlihat awet muda. Dan sangat cocok bagi Anda yang ingin menghilangkan keriput dan flek hitam pada area wajah Anda.

  • Menunjang program diet

Buah ini mengandung karbohidrat yang cukup tinggi, sehingga akan membuat tubuh untuk kenyang dengan lebih lama. Selain itu, buah ini juga memiliki efek pencahar yang akan membantu sistem pencernaan dalam mengeluarkan seluruh kotoran di dalam tubuh.

  • Menjaga kesehatan amata

Kaya akan vitamin A, jelas buah ini sangat membantu memenuhi kebutuhan vitamin A pada mata. Dan membantu menunjang kejernihan dari penglihatan mata kita.

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Dengan mengonsumsi buah ini, kandungan kalsium dan vitamin D yang ada pada buah ini akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pada gigi dan tulang Anda sehingga tulang dan gigi Anda akan menjadi lebih sehat dan lebih kuat.

  • Sebagai anti kanker

Nektarin merupakan salah satu buah yang termasuk ke dalam jenias makanan yang akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan dari sel kanker.

  • Mendetoksifikasi tubuh

Kandungan serat yang cukup tinggi pada buah ini akan membantu melancarkan sistem pencernaan di dalam tubuh dan juga akan melancarkan sistem pembuangan di dalam tubuh.

Selain itu, manfaat lain dari buah nektarin ialah :

  • Membantu menghilangkan jerawat
  • Obat Tradisional Penurun Asam Urat
  • Mengontrol kadar kolesterol di dalam tubuh
  • Mencegah penyakit diabetes
  • Membantu mengatasi anemia
  • Menjaga kesehatan alami kulit
  • Meningkatkan sistem metabolisme di dalam tubuh
  • Membantu menyuburkan pertumbuhan rambut
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Mengobati sariawan, dan
  • Menangkal efek buruk dari radikal bebas.

Nah.. itulah beberapa manfaat yang dapat dihasilkan dari buah nektarin yang memang cukup asing di telinga kita. Namun khasiatnya yang cukup mumpuni patut kita pertimbangkan untuk mencari buah tersebut dan mengonsumsinya secara rutin untuk menunjang kesehatan tubuh Anda.

Khasiat Tanaman Tapak Kuda Untuk Kesehatan

TAPAK KUDA

Khasiat Tanaman Tapak Kuda Untuk Kesehatan-, Tanaman tapak kuda yang memiliki nama latin Ipomoea Pes-caprae L termasuk jenis tanaman yang merambat atau menjalar dan banyak ditemukan pada lingkungan yang berpasir seperti pada sekitar pinggir pantai.

Tanaman tapak kuda memiliki deskripsi sebagai berikut:

  • Berbentuk terna berbatang basah dengan panjang bisa mencapai hingga 30 meter.
  • Tanaman yang merambat atau memanjang diatas tanah.
  • Warna batang hijau agak kecokelatan.
  • Mempunyai akar pada setiap ruasnya, dan mengeluarkan getah berwarna putih.
  • Daunnya tunggal dengan panjang tangkai rata-rata sekitar 3 cm, dan akan mengeluarkan getah putih jika dipatahkan.
  • Daunnya berbentuk bulat seperti telur, lonjong juga memanjang dengan permukaan yang licin mengkilap.
  • Terdapat gerigi pada pangkalnya.
  • Tepi pada daun rata.
  • Terdiri dari 1 bunga dan berbentuk majemuk corong , dan berwarna ungu.
  • Kelopaknya yang memanjat tidak sama.
  • Mahkota yang mencorong ungu kemerhan.
  • Mempunyai panjang tangkai 3 hingga 16 cm.
  • Buahnya memecah berbentuk seperti kapsul bulat dan agak datar.
  • Mempunyai 4 biji yang berwarna hitam.
  • Berambut rapat, warna cokelat terang.
  • Ukuran buah berkisar antara 12 sampai 17 mm.
  • Panjang biji sekitar 6 sampai 10 mm.

Baca Juga : 1001 Manfaat Buah Sarikaya Bagi Kesehatan Tubuh

Sifat kimiawi dan efek farmakologi dari tanaman tapak kuda adalah rasanya yang pedas, sedikit pahit, hangat, anti radang, anti rematik, dan anti bengkak. Bagian yang digunakan hampir semua bagian, namun kebanyakan menggunakan bagian daun baik yang masih segar ataupun yang dikeringkan. Bagian daun yang masih segar mempunyai kandungan melissic acid, myristic acid, dan behenic acid. Sedangkan daun yang sudah kering mengandung antistine atau anti alergi.

Berikut ada beberapa manfaat dan khasiat dari tanaman tapak kuda beserta cara penggunaannya:

  1. Untuk membantu mengobati rematik

Karena bagian daunnya yang masih segar mempunyai kandungan melissic acid, myristic acid, dan behenic acid.

Cara penggunaannya: campurkan herba segar sebanyak 45 gram dengan arak ketan, dan air yang sama banyak, kemudian rebus dan minum air hasil rebusan secara rutin.

  1. Untuk mengobati bisul dan koreng

Karena bagian daunnya yang masih segar mempunyai kandungan melissic acid, myristic acid, dan behenic acid.

Cara penggunaannya: konsumsi herba segar sebanyak 30 gram dicampur dengan gula merah, dan langsung makan.

  1. Untuk mengobati luka

Karena bagian daunnya yang masih segar mempunyai kandungan melissic acid, myristic acid, dan behenic acid.

Cara penggunaannya: cuci satu atau dua lembar daun tapal kuda, kemudian lumatkan dengan menggunakan tangan, dan tambalkan pada luka. Khasiatnya dapat membantu menghentikan pendarahan pada luka dan membantu menghentikan infeksi.

  1. Untuk mengobati demam dan menambah nafsu makan

Karena Bagian daunnya yang masih segar mempunyai kandungan melissic acid, myristic acid, dan behenic acid.

Cara penggunaannya: seduh daun tapak kuda dengan air secukupnya, lalu minum sebagai pengganti air teh.

  1. Untuk mengobati wasir

Karena Bagian daunnya yang masih segar mempunyai kandungan melissic acid, myristic acid, dan behenic acid.

Cara penggunaannya: tumbuk daun tapak kuda sekitar 2 genggaman tangan dicampur dengan daun wungu 7 helai, dan air 110 ml, kemudian rebus, lalu saring,  didihkan, dan minum secara rutin 1 kali dalam sehari sebanyak 100 ml selama 30 hari.

Selain itu masih banyak manfaat dan khasiat dari tanaman tapak kuda, diantaranya sebagai berikut:

  • Untuk mengobati sakit asma dan batuk.
  • Untuk mengobati sakit maag dan perut kembung.
  • Untuk mengobati sakit sariawan usus dan disentri.
  • Untuk obat pencahar atau cuci perut yang alami.
  • Untuk mengurangi kram pada perut.
  • Untuk meredam rasa nyeri dan sakit.
  • Untuk mencegah peradangan atau pembengkakan.
  • Untuk melancarkan atau meluruhkan saluran kemih.
  • Untuk mempercepat penuaan pada bisul.
  • Untuk mengatasi rasa letih, lelah, dan capek.
  • Untuk mencegah oedema atau bengkak air pada bagian kulit.
  • Untuk mengatasi masalah dan gangguan pada bagian organ ginjal.
  • Untuk meringankan gejala-gejala gatal, ekstrim, abses, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kulit.
  • Untuk mengurangi rasa ngilu dan nyeri pada saat sakit gigi.
  • Untuk menjaga tubuh tetap sehat, dan terhindar dari serangan radikal bebas.

Itulah beberapa informasi mengenai tanaman tapak kuda, dan manfaat juga khasiatnya bagi kesehatan. Sekian, semoga bermanfaat.

Sumber : www.oriornewyork.com

1001 Manfaat Buah Sarikaya Bagi Kesehatan Tubuh

SRIKAYA

1001 Manfaat Buah Sarikaya Bagi Kesehatan Tubuh-, Srikaya yang memiliki nama ilmiah Annona Squamosa ini yang memiliki rasa manis termasuk tanaman perdu yang biasa tumbuh di daerah dan tempat mana saja seperti: tanah kering, tanah berbatu, pekarangan, juga bahkan bisa tumbuh tanpa ditanam atau dibiarkan saja bisa tumbuh dengan sendirinya asal terkena sinar matahari yang cukup.

Buah srikaya ini memiliki deskripsi sebagai berikut :

  • Berbentuk bulat juga memiliki sisik atau tonjolan pada bagian kulitnya seperti buah sirsak.
  • Daging buahnya berwarna putih, dan rasanya manis.
  • Buah ini akan mulai berbuah setelah berusia sekitar 3 sampai 5 tahun.
  • Tingginya bisa mencapai kurang lebih 8 meter.

Manfaat Buah Sarikaya Bagi Kesehatan Tubuh

Tanaman ini bukan hanya pada bagian buahnya saja yang bisa digunakan, namun hampir seluruh bagian dari tanaman ini bisa dimanfaatkan mulai dari bagian daun, buah, biji, akar hingga kulit kayu yang ada pada tanaman srikaya.

Berikut ada beberapa manfaat yang dihasilkan dari berbagai bagian dari tanaman srikaya:

  • Bagian daunnya, memiliki sifat dingin, dan rasanya pahit juga sepat, dapat digunakan untuk mengobati: batuk, demam, diare, rematik, bisul atau abses, borok, luka, scabies, eksema, kudis, kutu pada kepala, cacingan, dan diare.
  • Bagian buahnya, mengandung tannin yang dapat digunakan untuk mengobati: gangguan pada sistem pencernaan, disentri yang sudah akut, dan diare.
  • Bagian bijinya, dapat membantu untuk memacu enzim pada pencernaan, abortivum, anthelmintik, juga bisa untuk pembunuh serangga.
  • Bagian akarnya, terdapat banyak kandungan didalamnya seperti: flavonoida, camphor, borneol, terpene, saponin, alkaloid anonain, polifenal, tannin, yang memiliki manfaat sebagai obat untuk anti radang, anti depresi, nyeri tulang pada punggung, mengatasi sembelit, dan disenteri akut.
  • Bagian kulit kayunya, dapat membantu mengobati luka berdarah, diare, disentri karena didalamya memiliki beberapa kandungan senyawa seperti: alkaloid anonain, borneol, camphor, flavonoida, dan terpente.

Baca Juga : Tanaman Sisik Naga Berkhasiat Sebagai Obat

Selain itu, manfaat dari buah srikaya juga dapat dipakai untuk kecantikan karena didalamnya memiliki kandungan vitamin C yang berfungsi sebagai anti oksidan yang dapat membantu melawan serangan radikal bebas.

Berikut ada beberapa cara yang dapat kita gunakan dalam pemakaian srikaya untuk pengobatan, antara lain:

  1. Untuk obat bisul dan borok

Karena pada bagian daunnya, memiliki sifat dingin, dan rasanya pahit juga sepat, yang dapat membantu mengobati penyakit pada kulit.

Cara penggunaannya: cuci daun srikaya secukupnya, kemudian tumbuk hingga halus dengan dicampur sedikit garam, setelah itu tempelkan pada bagian yang terdapat bisul dan borok, setelah itu balut dengan menggunakan kain kasa atau kain biasa, diamkan selama beberapa menit, dan ganti 2 sampai 3 kali perhari.

  1. Untuk membantu mengobati gangguan pada pencernaan

Karena pada bagian daunnya, memiliki sifat dingin, dan rasanya pahit juga sepat, yang dapat membantu mengobati gangguan pada pencernaan.

Cara penggunaannya; cuci daun srikaya secukupnya, kemudian tumbuk hingga halus, campurkan dengan sedikit minyak kelapa, dan usapkan pada bagian perut.

  1. Untuk mengobati diare

Karena pada bagian kulit kayunya memiliki beberapa kandungan senyawa seperti: alkaloid anonain, borneol, camphor, flavonoida, dan terpente.

Cara penggunannya: cuci kulit batang tanaman srikaya sekitar 6-10 gram, kemudian potong kecil, lalu rebus dengan air 4 gelas, ditambahkan gula merah secukupnya, dan diamkan hingga air rebusan tersisa sekitar 2 gelas, setelah itu angkat, dinginkan, saring, dan minum sebanyak 2 kali dalam sehari.

  1. Untuk mengobati penyakit kudis

Karena pada bagian daunnya, memiliki sifat dingin, dan rasanya pahit juga sepat, yang dapat membantu mengobati penyakit pada kulit.

Cara penggunannya: cuci daun srikaya skitar 15 lembar saja, kemudian tumbuk hingga halus, dengan dicampur kapur sirih sambil diremas-remas, setelah itu gosokkan pada kulit yang terkena kudis, lakukan dengan rutin sebanyak 2 kalin dalam sehari.

  1. Untuk membantu membunuh kutu pada kepala

Karena pada bagian bijinya, dapat membantu untuk memacu enzim pada kepala, dan karena pada bagian daunnya, memiliki sifat dingin, dan rasanya pahit juga sepat, yang dapat membantu mengobati penyakit pada kulit.

Cara penggunaannya: siapkan daun srikaya kurang lebih 1 genggaman, dan 10 butir biji buah srikaya, kemudian tumbuk semuanya hingga halus, campurlan dengan sedikit minyak kelapa sambil diaduk hingga merata, setelah itu tempelkan pada kepala dan bungkus dengan menggunakan kain atau handuk, diamkan selama kurang lebih 3 jam, lalu cuci hingga bersih. Hati-hati pada saat pembilasan jangan sampai ada air bilasan yang masuk ke dalam mata karena akan menyebabkan peradangan dan iritasi pada mata.

Catatan tambahan:

  • Bagi ibu hamil tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi rebusan biji srikaya.
  • Jika ingin mengkonsumsi rebusan biji, akar, daun, dan kulit srikaya sebagai obat harus berhati-hati karena terdapat kandungan racun di dalamnya, dan harus ada dibawah pengawasan ahli herbal.

Itulah beberapa informasi mengenai tanaman srikaya, dan manfaatnya bagi kesehatan. Sekian, semoga bermanfaat.

Sumber : www.oriornewyork.com

Tanaman Sisik Naga Berkhasiat Sebagai Obat

SISIK NAGA

Tanaman Sisik Naga Berkhasiat Sebagai Obat-, Sisik naga termasuk tanaman yang hidup dengan  cara menempelkan tubuhnya pada bagian tubuh tumbuhan lain. Tanaman ini juga termasuk tanaman yang tumbuh liar sehingga banyak ditemukan di perhutanan, pegunungan, ladang, dan tempat lembab.

Sisik naga sangat mudah untuk dijumpai di daerah sekitar Asia Tropik yang memiliki kelembaban yang cukup. Pada umumnya sisik naga ini mampu tumbuh di daerah dataran rendah atau daerah dataran tingi mencapai ketinggian 1.000 meter diatas permukaan laut.

Baca Juga : Ragam Manfaat Serai Bagi Kesehatan Tubuh

Sifat kimiawi dari tanaman ini adalah memiliki rasa sedikit pahit, juga manis dan dingin. Tanaman sisik naga ini memiliki deskripsi sebagai berikut:

  • Merupakan terna yang memiliki akar yang rimpang panjang, sehingga dapat tumbuh menempel pada tumbuhan lain.
  • Akar dari daun sisik naga merayap dengan panjang bisa mencapai hingga 22 cm, sehingga dapat melekat dengan kuat pada pohon yang ditumpanginya.
  • Warna daun sisik naga adalah hijau dengan bentuk yang unik seperti bentuk uang logam atau berbentuk jorong memanjang.
  • Pangkal daunya runcing, ujung bundar dengan tepi yang rata.
  • Daun sisik naga tebal sehingga memiliki daging di dalamnya.

Khasiat Sisik Naga Bagi Kesehatan

Ada beberapa manfaat yang dihasilkan dari sisik naga yang baik bagi kesehatan, diantaranya sebagai berikut:

  1. Sebagai obat sariawan

Karena didalamnya terdapat kandungan senyawa yang baik untuk menyembuhkan infeksi pada mulut seperti sariawan dan mencegahnya agar tidak datang kembali.

Cara penggunaannya: Cuci daun sisik naga kurang lebih 1 genggaman, kemudian rebus dengan air 2 gelas selama 15 menit. Setelah itu angkat, dan saring hasil rebusan, kemudian jadikan air rebusan tadi sebagai obat kumur-kumur selagi masih hangat.

  1. Sebagai obat rematik jaringan lunak

Karena daun pada tanaman sisik naga diperbanyak dengan spora juga pemisahan air.

Cara penggunaanya: Cuci daun sirsak sebanyak 30 gram, kemudian rebusa dengan air 3 gelas, tunggu hingga mendidih dan tersisa 1 gelas saja, minum sebanyak 2 kali dalam sehari.

  1. Dapat menghentikan pendarahan

Karena didalamnya mengandung gula, minyak atsiri, sterol, flavonoid, tannin dan fenol.

Cara penggunaannya: Cuci daun sisik naga secukupnya, kemudian haluskan dengan cara digiling atau ditumbuk, saring dan peras untuk diambil air nya saja. Setelah itu minum hasil ramuan tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari.

  1. Sebagai obat penyakit kuning

Karena daun pada tanaman sisik naga diperbanyak dengan spora juga pemisahan air.

Cara penggunaannya: Cuci daun sisik naga sebanyak 15-30 gram, kemudian rebus dengan air sebanyak 3 gelas, tunggu hingga mendidih dan air tinggal setengahnya, setelah dingin saring dan ambil airnya untuk diminum sebanyak 3 kali sehari masing-masing ½ gelas saja.

  1. Sebagai obat radang gusi

Karena didalamnya terdapat kandungan senyawa yang baik untuk menyembuhkan infeksi pada mulut.

Cara penggunaannya: Cuci daun sisik naga secukupnya, kemudian kunyah menggunakan gusi yang terkena sakit selama beberapa menit, lakukan dengan rutin sebanyak 3 kali dalam sehari sampai penyakit nya sembuh.

  1. Sebagai obat penyakit kurap

Karena didalamnya mengandung ekstrak alkohol dan ekstrak lainnya sehingga dapat membantu menghambat pertumbuhan Sreptococcus Aerous.

Cara penggunaannya: Cuci daun sisik naga secukupnya, kemudian haluskan dengan cara digiling. Setelah itu bubuhkan pada kulit yang terdapat kurap secara merata, dan balut agar tidak mudah lepas. Jika sudah kering langsung diganti dengan ramuan yang baru, dan lakukan secara rutin sampai penyakitnya hilang dan sembuh.

  1. Sebagai obat penyakit koreng

Karena didalamnya mengandung ekstrak alkohol dan ekstrak lainnya sehingga dapat membantu menghambat pertumbuhan Sreptococcus Aerous.

Cara penggunaannya: Cuci daun sisik naga sebanyak 60 gram, lalu rebus dengan tambahan air secukupnya hingga air mendidih. Setelah itu angkat, saring, dan biarkan air rebusan menjadi dingin. Kemudian gunakan sebagai air untuk mencuci koreng, dan gunakan secara rutin sampai penyakitnya hilang dan sembuh.

Itulah beberapa manfaat dari tanaman sisik naga bagi kesehatan, sekian semoga bermanfaat.

Sumber : www.oriornewyork.com

Ragam Manfaat Serai Bagi Kesehatan Tubuh

SEREH

Ragam Manfaat Serai Bagi Kesehatan Tubuh-, Tanaman Sereh atau yang sering disebut Serai merupakan gudang nutrisi aromak penting yang sangat bagus untuk kesehatan, dan didalamnya memiliki kandungan penting seperti: vit A, vit B1, vit B2, vit B3, vit B5, vit B6, vit C, dan folat.

Selain itu tanaman ini memiliki peranan penting seperti: kalsium, potasium, magnesium, tembaga, fosfor, mangan, zing dan zat besi, dan tidak mengandung kolesterol berbahaya atau lemak sehingga aman untuk dikonsumsi. Tanaman sereh atau serai ini merupakan tanaman tanaman yang berasal dari keluarga rumput poaceae, yang berasal dari daerah tropis yang tumbuh dengan bertandan, dan tingginya bisa mencapai 3 meter.

Manfaat Serai Bagi Kesehatan Tubuh

Selain digunakan untuk bahan bumbu pada masakan, tanaman ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan dan juga obat kesehatan yang bersifat anti bakteri, anti jamur, anti mikroba. Ada beberapa manfaat yang dapat kita ambil dari tanaman sereh bagi kesehatan, antara lain:

  1. Membantu meningkatkan jenis kolesterol sehat

Tanaman sereh mengandung antioksidan flavonoid dan hiperkolesterolimia yang berfungsi untuk membantu mendukung kadar kolesterol yang sehat.

  1. Membantu proses detoksifikasi

Yaitu dengan membantu membersihkan mengeluarkan racun yang bebahaya dari dalam tubuh.

  1. Membantu pencegahan kanker

Tanaman sereh bisa membantu mengobati jenis-jenis penyakit kanker tanpa membuat efek buruk pada tubuh.

  1. Membantu mengobati gangguan pada perut

Didalam tanaman sereh terdapat minyak atsiri yang memiliki sifat anti mikroba dan anti bakteri yang dapat membantu memerangi infeksi di dalam tubuh yang disebabkan oleh berbagai jenis bakteri patogen seperti: helicobacter pylori, dan escherichia coli.

Baca Juga : Manfaat Gadung Untuk Obati Penyakit

  1. Membantu menyembuhkan insomnia

Dapat membantu menenangkan sistem otot dan syaraf sehingga dapat membuat kita tidur dengan nyenyak.

  1. Membantu menyembuhkan gangguan pada pernafasan

Dapat membantu mengobati sakit flu dan pilek, juga membantu mengatasi penyumbatan pada hidung.

  1. Membantu mengatasi sakit demam

Mempunyai efek yang bagus untuk penderita demam, dan dapat membantu mengeluarkan keringat.

  1. Membantu mengobati infeksi

Tanaman sereh juga dapat bekerja sebagi anti septik, dan sangat ampuh mengobati infeksi seperti: luka, kudis, kurap, dan lain-lain.

  1. Membantu mengurangi rasa nyeri

Yang disebabkan sakit kepala dan migrain akibat sifat analgesik yang dimiliki.

  1. Membantu meningkatkan sistem saraf

Tanaman sereh dapat merangsang, dan membantu mengatasi kejang-kejang, gugup, vertigo, dan gangguan saraf lainnya.

  1. Membantu mengendalikan diabetes tingkat 2

Dapat membantu menjaga tingkat insulin juga bisa meningkatkan toleransi glukosa yang ada dalam tubuh.

  1. Membantu mengatasi rematik

Dapat membantu mengurangi nrasa sakit dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh penyakit rematik.

  1. Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Dapat membantu memulihkan sistem penting yang ada dlam tubuh, juga bisa meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh .

  1. Membantu proses perawatan kulit

Tanaman sereh bermanfaat sebagai tonik kulit dan sebagai pembersih yang efektif dan baik untuk kulit wajah berminyak dan berjerawat.

Meskipun tanaman sereh aman untuk dikonsumsi, tetapi penggunaan teh hebal yang terbuat dari tanaman sereh dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Untuk itu dianjurkan agar berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan.

Itulah beberapa informasi mengenai manfaat tanaman sereh bagi kesehatan, tentunya masih banyak manfaat lainnya yang dapat kita pelajari dari tanaman ini. Sekian, semoga bermanfaat.

Sumber : www.oriornewyork.com

Manfaat Gadung Untuk Obati Penyakit

Gadung

Manfaat Gadung Untuk Obati Penyakit-, Gadung merupakan tanaman merambat yang memiliki panjang sekitar 5-20 meter. Bila dilihat dengan seksama dan dari sudut pandang atas, tanaman gadung ini memiliki arah berputar ke kiri yang berarti melawan arah perputaran matahari. Ciri khas yang dimiliki gadung ini sangat baik untuk membedakan tanaman gadung dengan tanaman yang termasuk ke dalam genus yang sama, memiliki penampilan yang mirip dengan tumbuhan gadung yaitu tanaman gembili (D. Aculeata).

Tanaman gadung memiliki jenis bunga majemuk dengan posisi bunga jantan dan bunga betina yang terpisah. Memiliki batang yang ramping dengan diameter 0,5-1 cm, ditumbuhi duri ada juga yang tidak ditumbuhi duri, berwarna hijau keabuan. Daunnya sendiri terletak bersilangan dengan tiga helaian daun yang menjari berbentuk bundar telur dan tipis.

Bunga jantan terkumpul pada satu tandan yang keluar dari ketiak daun. Sedangkan bunga betina yang berbentuk buliran-buliran halus bersifat majemuk. Mahkota bunganya sendiri berwarna kuning dengan benang sari yang berjumlah 6 serta memiliki warna kuning yang senada. Umbinya terbentuk didalam tanah dengan bentuk dan jumlah yang tidak beraturan serta bergerombol.

Hingga dalam keadaan yang baik, umbi tersebut bisa memiliki panjang sekitar 25 cm. Sementara buahnya memiliki bentuk seperti elips, berdiameter 1 cm, berdaging serta memiliki warna yang kecoklatan. Perkembangbiakan dari tanaman ini bisa dilakukan dengan cara menyetek atau bisa pula dengan menabur bijinya. Umbi yang dihasilkan dari tanaman ini sebenarnya terkenal sangat beracun yang biasa digunakan untuk racun penangkap ikan atau racun yang digunakan pada mata panah.

Baca Juga : Khasiat Daun Ungu Untuk Keluhan Penyakit Luar dan Dalam

Manfaat dan Racun Tanaman Gadung

Pembuktian telah dilakukan bahwa umbi gadung mentah sebesar buah apel mampu membunuh seorang pria dalam kurun waktu 6 jam saja. Efek yang akan dirasakan setelah racunnya berfungsi ialah lelah, ngantuk, rasa tidak nyaman pada tenggorokan seperti terbakar dan juga tercekik, pusing hingga muntah darah.  Meskipun demikian, faktanya di Indonesia dan juga di China hasil parutan dari umbi gadung ini sering kali digunakan untuk mengobati penyakit kutil, kusta, mata ikan serta kapalan.

Dan apabila umbi gadung ini di campur dengan umbi gadung China maka dipercaya membantu menyembuhkan luka akibat gangguan sifilis. Di Thailand, irisan umbi gadung ini digunakan untuk menghilangkan nanah akibat infeksi, mengurangi sakit perut serta mengatasi kejang-kejang. Sedangkan di Filipina, umbi ini digunakan untuk mengatasi reumatik dan juga arthritis serta digunakan untuk membersihkan belatung pada hewan yang tengah terluka.

Memang walaupun terkenal beracun, pada pengolahan yang benar justru umbi gadung ini dapat menghasilkan manfaat yang tidak kalah dengan tumbuhan lainnya. Diketahui dalam catatan sejarah bahwa pada tahun 1628 di Batavia (sekarang Jakarta) masyarakatnya mengonsumsi singkong dan juga umbi gadung sebagai makanan pokok. Umbi gadung juga kerap kali digunakan sebagai bahan utama pembuatan keripik yang dibandrol dengan harga yang cukup fantastis dan juga diminati masyarakat karena rasanya yang enak dan kres.

Gadung yang telah direbus atau telah diolah dengan benar maka akan menghasilkan manfaat seperti membantu :

  1. Menambah energi di dalam tubuh
  2. Mengobati kejang pada perut
  3. Mengatasi nanah pada luka akibat infeksi
  4. Menyembuhkan penyakit kusta, kutilan, dan mata ikan
  5. Menurunkan kadar kolesterol
  6. Mengobati radang pada empedu, serta
  7. Kadar karbohidrat yang tinggi juga dapat menghasilkan energi yang setara untuk dijadikan bahan makanan pokok.

Demikianlah berbagai manfaat yang terkandung dibalik umbi beracun tersebut. Semoga bermanfaat dan terimakasih !

Sumber : www.oriornewyork.com

Khasiat Daun Ungu Untuk Keluhan Penyakit Luar dan Dalam

Daun Ungu

Khasiat Daun Ungu Untuk Keluhan Penyakit Luar dan Dalam-, Daun ungu merupakan nama tanaman yang diambil dari ciri khas warna yang terdapat pada tanaman tersebut yaitu warna ungu. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Graptophyllum pictum merupakan tumbuhan obat yang berasal dari Papua Nugini dan Polinesia.

Kemudian telah menyebar luas ke negara-negara sekitar termasuk Indonesia salah-satunya. Spesies tanaman ini memiliki nama lokal daun wungu, demung, handeuleum, karotong, temen, kadi-kadi, daun putri, kobi-kobi, tulak, wungu, serta daun temen-temen.

Tanaman ini merupakan tanaman perdu tegak dengan tinggi sekitar 1-8 meter. Batangnya sendiri termasuk ke dalam batang berkayu, beruas, dengan kulit yang licin berwarna ungu kehijauan. Memiliki daun yang tunggal dengan tangkai yang pendek bentuknya bulat dengan tulang yang menyirip, permukaan atasnya mengkilap dengan tepian yang rata. Bunganya sendiri memiliki sifat yang majemuk yang keluar dari ujung batang yang muda dengan rangkaian tandan yang memiliki warna ungu dan panjangnya sekitar 3-12 cm.

Baca Juga : Ragam Khasiat Tanaman Daun Kentut Bagi Kesehatan

Buahnya berbentuk tabung dengan warna yang kecoklatan. Bijinya berbentuk bulat, berkulit tebal dan memiliki warna yang putih. Akarnya sendiri termasuk ke dalam jenis akar tunggang yang memiliki warna coklat muda. Tanaman daun ungu ini bisa tumbuh pada daratan rendah hingga ketinggian yang mencapai 1250 mdpl. Alasan tumbuhan ini dibudidayakan adalah karena warna daunnya yang unik dan juga cantik untuk dijadikan sebagai tanaman hias. Dan adapula yang menjadikannya tanaman ini menjadi tanaman pagar.

Khasiat Daun Ungu Untuk Keluhan Penyakit Luar dan Dalam

Daun ungu merupakan tumbuhan yang membutuhkan intensitas cahaya matahari yang cukup, tanah yang lembab dan suhu yang hangat. Selain untuk dijadikan sebagai tanaman hias dan juga tanaman pagar daun ungu juga memiliki khasiat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh seseorang. Seperti kegunaanya dalam mengatasi keluhan penyakit di bagian luar tubuh ialah :

  • Mengatasi bisulan dan juga borokan
  • Meredakan memar dan bengkak
  • Membantu menjaga kelembutan dan juga kelembaban kulit

Sedangkan fungsi dari daun ungu untuk bagian dalam tubuh ialah :

  • Membantu menghancurkan batu ginjal
  • Membantu menyembuhkan penyakit ambeien/wasir
  • Membantu mencegah hepatitis
  • Membantu menurunkan gula darah (kolesterol) di dalam tubuh
  • Membantu mencegah diabetes

Cukup beragam bukan tanaman yang dapat tumbuh di Indonesia ini, dengan manfaatnya yang begitu luar biasa. Semoga uraian dari manfaat yang dihasilkan dari daun ungu ini bisa bermanfaat. Terimakasih !

Sumber : www.oriornewyork.com

Ragam Khasiat Tanaman Daun Kentut Bagi Kesehatan

Daun Kentut

Ragam Khasiat Tanaman Daun Kentut Bagi Kesehatan-, Tumbuhan ini sangat identik dengan baunya yang sangat khas. Baunya sendiri menyerupai bau tidak sedap dari kentut, maka dari itulah tanaman ini dinamakan dengan tanaman “daun kentut”. Daun kentut sendiri memiliki nama lokal seperti kasembukan (Jawa), kahitutan (Sunda), daun Kentut dan sembukan (Sumatera), Bintaos dan Kasembhukan (Madura) serta gumi siki (Ternate).

Nama ilmiah dari tanaman dau kentut sendiri ialah Paederia Scandens yang termasuk ke dalam salah satu golongan family Rubiaceae (suku kopi-kopian). Herba menahun ini memiliki batang merambat dengan pangkal berkayu, dan panjangnya sekitar 3-5m. Tumbuhan daun kentut ini biasa hidup liar di semak belukar, ditepian sungai, dan terkadang pula tanaman ini di tanam untuk dirambatkan ke pagar agar melindungi halamn rumah dari gangguan yang kurang mengenakan.

Daunnya sendiri memiliki bentuk yang bulat memanjang dengan ujung yang meruncing. Bunganya dari tanaman daun kentut ini memiliki sifat yang majemuk tersusun pula di dalam satu malay. Bunga sendiri keluar dari bagian ketiak daun dan juga bisa keluar dari ujung percabangan dahan yang masih muda. Kelopak bagian luarnya berwarna putih, dan juga kelopak bagian dalamnya berwana ungu yang gelap.

Baca Juga : Mengatasi Sakit Pinggang dengan Bawang Putih

Buahnya sendiri memiliki warna kuning yang mengkilap panjangnya bia mencapai 4-6 mm. Pada umumnya tanaman daun kentut ini sering kali dijadikan untuk lalab-laplaban sayur. Perbanyakan atau perkembangbiakan dari tanaman ini bisa dilakukan dengan cara menanam kembali biji yang dihasilkan dari tanaman tersebut. Dan bisa pula dengan melakukan stek batang pada batang yang tengah tua (cukup umur). Tanaman ini bisa hidup pada dataran yang memiliki ketinggian sekitar 1-2. 1 00 mdpl.

Rasa manis yang dihasilkan dari tanaman kentut ini, bila terlalu lama mengunyahnya maka akan menimbulkan rasa pahit yang netral. Selain itu tanaman daun kentut juga memiliki efek detoksifikasi, efek analgesik, mucolitic, stomatik, anti-biotik, anti-radang serta antitusif.

Kandungan dan Manfaat Daun Kentut

Batang dan daun dari tanaman ini mengandung oleanolic acid, minyak menguap, arbutin, scandoside, paederosid, paederosidic acid, gama-sitosterol, asperuloside dan juga deacetylasperulos. Bagian pemanfaatan dari tanaman daun kentut ialah semua bagian dari tanaman tersebut termasuk juga akarnya. Bagian dari tanaman tersebut dicuci bersih lalu dijemur hingga benar-benar kering, harus pula pada tempat yang kering dan juga sejuk. kegunaanya sendiri. Adapun manfaat dari tanaman daun kentut ini secara umum ialah :

  1. Efek analgesiknya membantu tubuh untuk meringankan semua gejala rasa sakit yang terjadi baik bagian dalam maupun luar tubuh.
  2. Anti-biotiknya membantu tubuh untuk melawan kuman dan virus penyebab penyakit dan juga berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
  3. Efek stomatiknya membantu untuk meningkatkan nafsu makan seseorang.
  4. Anti radang nya dapat berfungsi untuk meringankan pradangan yang ada di dalam tubuh.
  5. Efek detoksifikasinya dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan racun yang ada di tubuh.
  6. Kandungan antitusifnya juga membantu untuk meringankan gejala batuk kering dan juga berdahak dan juga membantu melancarkan gangguan pernafasan.

Itulah 6 manfaat yang terkandung dari dalam tanaman daun kentut yang baunya sangatlah khas. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Sumber : www.oriornewyork.com

Mengatasi Sakit Pinggang dengan Bawang Putih

Mengatasi Sakit Pinggang dengan Bawang Putih

Mengatasi Sakit Pinggang dengan Bawang Putih

Sakit pinggang atau nyeri pinggang memanglah penyakit yang sangat tidak nyaman sekali dirasakan. Apalagi jika terasa saat beraktifitas padat, sangat menjengkelkan bukan. Sakit pinggang dapat terasa kapanpun tanpa diminta sehingga akan sangat menggangu keseharian. Terlebih lagi jika terasa saat kelelahan, sudah lelah merasakan nyeri pula.

Adapun beberapa penyebab sakit pinggang, diantaranya :

  • Kurang berolahraga
  • Angkat bebas berlebih
  • Penggunaan high heells
  • Alas tidur yang lentur
  • Posisi tidur yang salah
  • Faktor usia
  • Pengapuran
  • Gangguan struktur tulang belakang
  • Gangguan ginjal
  • Keseringan duduk dalam waktu yang lama
  • Males bergerak dan berjalan
  • Cidera otot akibat kecelakaan.

Nah kali ini, saya akan memberikan rekomendasi mengatasi sakit pinggang dengan menggunakan cara rumahan yaitu dengan memanfaatkan bumbu dapur bawang putih. Terdengar aneh mungkin bila bawang putih dijadikan sebagai metode untuk meredakan sakit pinggang.

Bawang putih mempunyai sifat antiinflamasi dan antioksidan yang mampu membantu mengatasi dan mengobati sakit pinggang. Dalam sebuah studi di tahun 1999 dalam terbitan “Archives Soviet Internal Medicine” telah mengungkapkan bahwa bawang putih yang selama 4 hari hingga seminggu dalam 2 kali sehari dapat berkerja dengan baik sebagai terapi konversional untuk sakit pinggang.

Bawang putih dapat membantu mengatasi sakit pinggang karena adanya kandungan selenium. Dan kandungan seperti senyawa sulfur yang tinggi dalam bawang putih mampu menghambat respon inflamasi dalam tubuh. Adapun cara mengolah bawang putih menjadi ramuan untuk mengatasi sakit pinggang bisa dilakukan dengan cara seperti di bawah.

Cara mengolah bawang putih menjadi ramuan untuk mengatasi sakit pinggang :

  • Siapkan 10 siung bawang putih ang telah bersih
  • Kemudian ulek dan hancurkan bawang putih
  • Setelah itu, balurkan atau usapkan pada bagian pinggang yang sakit
  • Lalu tutup dengan kain atau kompres bersih
  • Dan biarkan hingga beberapa jam
  • Jika sudah, bilas dengan air hangat.

Itulah sekias artikel mengenai sakit pinggang dan beberapa faktor penyebab sakit pinggang. Serta cara mengatasi sakit pinggang dengan memanfaatkan bahan alami Obat Sakit Pinggang yaitu bawang putih. Semoga bermanfaat.

Khasiat Daun Dewa Untuk Melancarkan Saluran Kencing

Daun Dewa

Khasiat Daun Dewa Untuk Melancarkan Saluran Kencing-, Nama ilmiah Gynura Divaricata atau orang China biasa menyebutnya dengan Samsit merupakan nama tumbuhan yang herbal yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita yaitu Daun Dewa.

Tanaman terna ini memiliki tinggi sekitar 30-40 cm, berdiri tegak memiliki batang bersudut lima dan daun yang panjang dengan tepian bergerigi besar serta posisis daun yang bersilangan. Panjang dari daunnya senidri bisa mencapai 20 cm dengan lebar 10 cm, tangkai yang pendek, bulat serta berbulu halus dan memiliki ujung yang lancip bertoreh pada tepi daun yang memiliki warna hijaukeunguan.

Daun dewa memiliki bunga manjemuk yang tumbuh pada setiap ujung batang berbentuk cawan berwarna hijau dan memiliki putik berbentuk jarum dengan warna yang kuning. Tumbuhan ini dapat hidup pada daratan dengan ketinggian 200-800 mdpl. Perbanyakan dari tanaman ini bisa dengan menggunakan umbinya sendiri atau bisa pula dengan menggunakan stek batang.

Tanaman herbal ini sangat mudah sekali terserang oleh hama, jadi pada penanganan yang kurang tepat maka tanaman ini bisa saja terjangkit oleh hama yang akan merugikan tanaman itu sendiri. Dan juga bisa saja mengurangi kandungan manfaat baik yang ada di dalam tanaman tersebut.

Baca Juga : Manfaat dan Bahaya Dadap Ayam Untuk Obat Demam

Hama yang biasa menyerang tanaman herbal ini adalah kutu putih. Kita bisa melakukan upaya dalam mengurangi atau bahkan membasmi hama tersebut dengan menggunakan pestisida alami atau pestisida nabati. Contoh dari pestisida nabati adalah dengan menggunakan tembakau, daun mimba, atau akar tuba dengan cara di tumbuk hingga halus, di rendam semalaman lalu lakukan penyaringan. Setelah itu larutkan cairan tersebut dengan air hangat barulah semprotkan cairan pembasmi hama nabati tersebut kepada tumbuhan daun dewa tersebut.

Manfaat Tanaman Daun Dewa

Tujuan dari penggunaan pestisida nabati ini adalah agar tanaman herba daun dewa tersebut tidak terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia yang jelas akan merusak fungsi dan atau manfaat yang akan dihasilkan dari tanaman herba daun dewa tersebut. Bagian pemanfaatan pun terfokus pada daun saja, karena daun dewa memiliki kandungan baik seperti saponin, flavonoida dan juga minyak asitri. Adapun manfaat yang terkandung dari daun dewa untuk kesehatan ialah :

  1. Membantu melancarkan fungsi saluran kencing
  2. Sifat analgesiknya membantu untuk meredakan berbagai rasa nyeri pada bagian tubuh yang sakit
  3. Anti-inflamasinya dapat membantu mengatasi peradangan yang terjadi di dalam tubuh
  4. Anti toksinnya dapat membantu meghalau racun yang ada di dalam tubuh
  5. Membantu menurunkan hipertensi
  6. Membantu melancarkan fungsi saluran darah
  7. Membantu mengatasi luka memar
  8. Membantu menghentikan pendarahan yang tidak lazim
  9. Membantu menurunkan demam yang tinggi, serta
  10. Membantu meringankan penyakit diabetes mellitus.

Cara pengolahan daun dewa sendiri bisa dengan langsung menyajikannya dalam keadaan segar atau bisa pula dengan cara mengekstrak daun dewa yang telah dijemur sampai benar-benar kering lalu ditumbuk hingga menjadi seperti tepung dan dikonsumsi dalam bentuk kapsul atau ditaburkan ke dalam makanan. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Sumber : www.oriornewyork.com